Mau Aman, Jangan Sembarang Kencangkan Busi

Stanly Ravel - Kamis, 1 Desember 2016 | 13:32 WIB

(Stanly Ravel - )

Jakarta, Otomania - Membuka baut pada sektor mesin tidak boleh dilakukan sembarangan, termasuk saat memasang busi di sepeda motor. Langkah aman saat ingin memasang busi baik itu setelah dibersihkan atau pasang baru disarankan wajib menggunakan kunci momen.

Kunci momen atau torque wrench merupakan kunci yang dirancang khusus menyesuaikan besaran dari baut atua mur yang akan dipasang. Umumnya, pada bagian ujung terdapat informasi angka untuk menujukan nilai kekuatan kencang dari baut yang dipasang.

"Memasang busi memang tidak boleh sembarangan, meski bisa menggunakan kunci biasa tapi jaminannya tidak sebaik kunci momen. Perlu diingat, mengencangkan busi sembarang bisa merusak drat baut pada silinder," ucap Rangga Noviar Analsyt Technical Service Honda Sales Operation Jakarta Center saat dihubungi Otomania, Selasa (29/11/2016).

Menurutnya, blok silinder head tempat busi bersarang terbuat dari material yang ringkih. Bila mengencangkan tanpa aturan, otomatis drat tersebut bisa slek yang membuat busi tidak bisa merekat alias dol.

Selain itu, busi yang dikencangkan dengan sembarangan juga berisiko membuat kondisi mika tertekan dan pecah pada. Bila sudah demikian, otomatis busi akan mengalami kebocoran sehingga kerjanya tidak maksimal, parahnya lagi busi bisa patah di dalam blok silinder.


"Tiap ukuran busi itu berbeda sesuai diameter ulirnya, nah tekanan mengencangka juga di ukur dari situ tidak boleh main kira-kira. Ibaratnya seperti tambah udara ke ban, tidak boleh asal," kata Rangga.

Berikut tabel ukuran mengencangkan busi sepeda motor sesuai ukuran diamaternya.

Diametr Ulir (mm)

Torsi Pengencangan (Kg.m)

8

 0,8-10

10

1,0-1,2

12

1,5-2,0

14

2,0-2,5

18

3,0-4,0