Motor Trail Dipakai Harian, Begini Ubahannya

Setyo Adi Nugroho - Selasa, 29 November 2016 | 08:05 WIB

(Setyo Adi Nugroho - )

Jakarta, Otomania – Sepeda motor berjenis off-road atau motocross atau trail, dibuat untuk dapat melintasi berbagai kondisi jalan di lintasan tak beraspal. Namun belakangan sepeda motor jenis ini didapati sering digunakan di jalan-jalan perkotaan untuk beraktivitas harian.

Bagi pemilik motor trail yang ingin menggunakan motor ini di jalan aspal ada baiknya memperhatikan beberapa hal agar motor tersebut nyaman digunakan.

“Ubahan pertama untuk digunakan harian dengan mengganti ban yang sesuai dengan peruntukan di aspal. Jadi ban off-road-nya diganti dengan yang mampu kuat menggigit aspal,” ucap Bobby Susanto, pemilik Arena Motor, Ciledug, yang bengkelnya khusus menangani motor-motor jenis trail, saat dihubungi Otomania beberapa waktu lalu.

Ban off-road memiliki profil tapak yang tidak cocok untuk digunakan di aspal karena memiliki tapak dalam untuk menggigit tanah. Ubahan ini menjadi dasar sebelum menggunakan motor ini untuk perkotaan.

Tambahan lainnya adalah mengubah ukuran pelek bawaan motor trail yang kebanyakan menggunakan pelek 18 inci di depan dan 21 inci di belakang. Ini untuk faktor kenyamanan penggunaan harian.

“Demi kenyamanan untuk penggunaan harian baiknya ganti menjadi 17 inci depan dan 17 inci belakang atau bisa juga 16,5 depan 17 belakang tergantung medan jalan yang dilalui. Ukuran ban silahkan menyesuaikan dengan keperluan, juga dengan ragam pelek karena untuk ukuran pelek ini banyak tersedia di pasaran,” ucap Bobby.

Selain itu ubahan yang bisa dilakukan adalah penggantian settingan pada suspensi yang ramah pada jalan aspal. Plus penggunaan final gear ratio untuk harian.

“Biasanya untuk KLX Supermoto 14/48 mata atau 14/54 mata untuk KLX Cross. Ini membuat pengendaraan nyaman untuk harian,” ucap Bobby.