Karakter Motor yang Bisa Pakai Kredit "Ballon Payment"

Aditya Maulana - Senin, 24 Oktober 2016 | 11:33 WIB

(Aditya Maulana - )

Jakarta, Otomania - Masyarakat masih belum banyak yang tahu dengan skema kredit ballon payment. Sebab, jarang diterapkan oleh perusahaan pembiayaan, terutama untuk pembelian sepeda motor.

Baca: Kenali istilah ballon payment

Sekalinya ada, kebanyakan untuk konsumen yang membeli mobil dengan cara kredit. Sebab risikonya cukup tinggi, yaitu terjadinya kredit macet, karena sistem pembayarannya ringan di depan, dan pelunasannya dilakukan di akhir.

Margono Tanuwijaya, Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) mengatakan, jika diberlakukan di motor, maka tidak sembarang model. Syarat utamanya, harus memiliki nilai jual kembali yang baik.

"Karena kalau tidak, leasing itu akan rugi. Jadi kalaupun ada leasing yang mau, dia pasti pilih model apa yang sekiranya punya nilai jual kembali yang tinggi," ujar Margono saat berbincang dengan Otomania belum lama ini.

Margono melanjutkan, kemungkinan juga bisa diberlakukan pada motor yang harganya di atas Rp 20 juta dan produknya laku di pasaran. Biasanya, dalam waktu tiga tahun harga jual kembalinya tidak akan turun signifikan.

"Mungkin sekelas CBR150R atau model lainnya yang punya nilai jual kembali yang cukup bagus. Sehingga leasing tidak merasa rugi ketika masa kredit berakhir," kata Margono.