Penjualan Mobil Bekas "Jalan di Tempat"

Stanly Ravel - Rabu, 12 Oktober 2016 | 08:28 WIB

(Stanly Ravel - )

Jakarta, Otomania - Mendekati akhir tahun, bisnis penjualan mobil bekas (mobkas) rupanya masih melemah. Banyaknya produk baru disertai promo penjualan yang menarik, seperti diskon dan cicilan murah menjadi alasan yang menghalangi laju penjualan mobkas.

Herjanto Kosasih, Manajeer Pemasaran Senior WTC Mangga Dua menjelaskan bahwa putaran penjualan mobkas saat ini sama speerti awal tahun lalu.

"Peningkatan terbesar saat Lebaran kemarin, sekaran justru jalan di tempat. Faktornya ada banyak, tapi yang paling umum akibat diskon mobil baru. Diler A kasih harga dan cicilan miring, Diler B kasih promo apa dan apa, biasa lah," ucap Herjanto saat dihubungi Otomania, Selasa (11/10/2016).

Menurutnya, kondisi ini sama seperti saat awal tahun, hanya beda penyebabnya. Bila dulu karena kecendrungan daya beli, saat ini lebih ke perang promo dari mobil baru, belum lagi ditambah dengan kehadiran Calya dan Sigra yang harga barunya cukup menggoda.


Teddy pengusahan mobkas di MGK Kemayoran juga mengungkapkan hal yang serupa. Ia menjelaskan bahwa siklus penjualan mobkas saat ini sedang kalah pamor dengan produk mobil baru.

"Kalau mereka (diler mobil baru) bisa bikin program dan promo, kami jelas tidak bisa, padahal harga mobkas juga sedang mengalami penurunan. Tapi kondisi ini sih umum kalau menjelang akhir-akhir tahun," kata Teddy di hari yang sama.