Honda Scoopy Berjubah Supermoto

Stanly Ravel - Selasa, 20 September 2016 | 09:05 WIB

(Stanly Ravel - )

Jakarta, Otomania - Salah satu karya menarik di kelas matic racing style pada gelaran final Honda Modif Contest (HMC) 2016 datang dari karya Honda Scoopy. Meski tidak keluar sebagai pemenang, tapi modifikasi Timpanik asal Banjarmasin ini cukup menggoda.

Bagaimana tidak, tampilan standar dari Scoopy benar-benar dirombak habis menjadi sebuah supermoto, atau mungkin lebih asik disapa skutikmoto. Ubahan yang diberikan sangat besar, bahkan bila tidak jeli mungkin tidak ada yang menyangkan bahwa ini merupakan Honda Scoopy lansiran 2010.

Dari penuturan pemilik di data spesifikasi, pengerjaan dan perubahan yang dilakukan memakan waktu hingga 14 hari atau dua minggu. Bukan hanya sekadar plug and play, tapi kustom yang diterapkan cukup menyeluruh.

Mulai dengan perubahan rangka yang dibuat menjadi lebih tinggi mengikuti gaya supermotor, sampai detail kustom fiber glass untuk  jubahnya. Jok pun ikut desain sedemikian rupa lengkap dengan air brush alamarhum pebalap MotoGP, Simonecelli dan nomor kebesarannya, yakni 58.


Tidak hanya tampilan, kesungguhan konsep supermotor diperlihatkan dari sektor kaki-kaki yang dibuat lebih berotot. Mulai dengan aplikasi suspensi upside down di bagian depan dan Yoko 320 di bagian belakang, sampai merangkai ulang lengan ayun untuk mengimbangi kaki-kakinya.

Untuk urusan roda, dipercayakan pelek berdimensi lebar keluaran Nissin, baik di depan dan belakang. Sedangkan sistem pengereman dikuatkan dengan aplikasi cakram pada bagian belakang.


Sektor mesin dan kelistrikan dikalim masih standar bawaan pabrik. Namun agar makin sangar dan sesuai konsep modifikasinya, kenalpot standar diganti menggunakan CLD Racing Exhaust.

Terakhir, tinggal memasang pemanis pelengkap konsep supermoto, seperti handguard, kedok headlmap, cover sok depan, sampai spakbor supermoto yang semuanya dibalut dalam kelir warna putih.