Awas, Salah Pilih Peredam Mobil Jadi Boros BBM

Stanly Ravel - Kamis, 8 September 2016 | 13:05 WIB

(Stanly Ravel - )

Jakarta, Otomania — Tips membuat kabin lebih nyaman bisa dilakukan dengan menambah sistem peredam. Hal ini juga menjadi langkah awal bagi pemilik mobil yang ingin meningkatkan sistem audio.

Meski terlihat mudah, tidak boleh sembarangan memilih material peredam. Jangan hanya tergiur dengan harga yang murah karena memasang peredam sama saja menambah bobot kendaraan menjadi lebih berat. Ini berujung pada konsumsi bahan bakar mobil yang lebih boros.

"Material peredam itu ada banyak pilihannya. Kalau pakai bahan aspal, meski sedikit lebih murah, tetapi beratnya sangat pengaruhi bobot mobil. Saat ini yang paling baik aluminium dengan butyl rubber yang eco friendly," ucap Wahyu Tanuwidjaja, pemilik PT Audioworkshop, kepada Otomania, Rabu (7/9/2016).

Menurut dia, penggunaan peredam berbahan aspal secara kualitas memang bisa membuat suara kabin labih kedap.

Namun, bobot mobil akan bertambah berat. Satu peredam aspal umumnya memiliki bobot 30 kg. Kalau dipasang dua lapis pada satu pintu, menjadi 60 kg, sedangkan bila dipasang pada dua pintu depan kiri-kanan total menjadi 120 kg.


"Itu contoh untuk mobil standar, apalagi mobil untuk kompetisi audio yang biasa pasangnya tiga sampai empat lembar dipintu, belum lagi di bagian mesin dan dek bawah, pasti lebih berat," ujar Wahyu.

Sementara itu, untuk aluminium sendiri paling tidak beratnya hanya 10-20 kg. Kalau dipasang empat lembar pada kedua pintu, total berat hanya naik 60 kg saja.

Meski itu lebih enteng, Wahyu mengingatkan bahwa saat mencari peredam aluminium harus yang ramah lingkungan karena umumnya butyl rubber mengandung bau yang buruk saat dihirup di dalam kabin.