Mudik Pakai Sepeda Motor, Jangan Bawa Barang Berlebih

Stanly Ravel - Senin, 27 Juni 2016 | 10:54 WIB

(Stanly Ravel - )

Jakarta, Otomania - Sepeda motor menjadi penyumbang terbesar angka kecelakaan, karena itu pemerintah berusaha mengimbau untuk tidak mudik menggunakan motor. Sayangnya, ini belum bisa terealisasi, bahkan diprediksi angkanya akan bertambah di tahun ini.

Salah satu kebiasaan buruk pemudik yang menggunakan motor adalah membawa beban berlebih, bahkan ada yang menambahkan penyangga di bagian belakang. Tanpa disadari kondisi ini sangat berbahaya karena menambah beban motor yang bisa mempengaruhi keseimbangan.

Edo Rusyanto, Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman), mengatakan bahwa ada cara lain yang lebih aman agar mudik dengan motor tetap bisa membawa barang bawaan ke kampung halaman dengan lebih nyaman.

"Sebenarnya ini sederhana, tinggal kirim saja lebih dulu barang yang mau dibawa ke kampung halaman menggunakan jasa pengiriman, jadi saat mereka berkendara tidak dibebani dengan bawaan berlebih, dan yang penting oleh-oleh atau barang yang dibawanya untuk di kampung halaman tetap bisa sampai dan diberikan," ucap Edo dalam acara Kumpul Komunitas Otomania (KKO) di SCBD, Minggu (27/6/2016).


Menurutnya, saat berkendara baiknya biker hanya membawa peralatan dan kebutuhan untuk dirinya selama perjalanan. Dengan mambawa barang berdimensi lebih besar dan berlebih justru memiliki peluang lebih besar mengalami risiko.

Edo juga mengingatkan baiknya biker tidak memaksakan diri untuk mengejar waktu sampai ke tujuan. Biasakan melakukan peregangan tubuh dengan berhenti setiap dua sampai tiga jam sekali, selain itu tetap jaga fokus serta kewaspadaan saat berkendara.