Kebiasaan Buruk Bikin Jok Sintetis Cepat Rusak

Stanly Ravel - Kamis, 9 Juni 2016 | 09:05 WIB

(Stanly Ravel - )

Jakarta, Otomania - Kebanyakan jok mobil baru saat ini sudah dibungkus dengan sarung sintetis. Meski terlihat mewah, tapi kalau tidak bersikap hati-hati dalam menggunakannya, bisa-bisa lapisan sintetis tersebut tidak berumur panjang.

Menurut Felix Ali dari Soul Meds Leather, kerusakan jok berbahan sintetis bukan hanya karena kurang perawatan tapi juga karena prilaku dari penumpang yang sembarangan.

"Lapisan sintetis memang bikin interior mobil lebih keren dan terlihat mewah, tapi kebanyakan mudah rusak. Masalahnya bukan karena kurang dirawat tapi karena kebiasaan penumpang dan pengendara yang ceroboh saat di dalam kabin," ucap Felix Ali dari Soul Meds Leather kepada Otomania, Senin (6/6/2016).

Bentuk kerusakan lapisan sintetis bisa beragam macam. Mulai dari mengelupas, retak-retak, sampai jahitan sisi-sisi yang lepas. Kalau sudah rusak akan sulit untuk dibenarkan, jalan satu-satunya harus menganti semuanya.

Beberapa prilaku yang membuat material sintetis mudah rusak, di antaranya adalah :

1. Noda Makanan dan Minuman

Meski mudah untuk dibersihkan tapi baiknya menghindari makan dan minum di dalam kabin mobil. Permukaan sintetis yang terkena noda makanan seperti santan atau soda dari air minum bisa membuat lapisan sinstetsi rusak. Hal ini akan mudah membuat jok menjadi getas.

2. Terjemur dan Kering


Perlu diketahui salah satu kerusakan jok seperti mengelupas dikarenakan kondisinya yang kering, biasanya akibat suka menjemur mobil di bawah terik matahari saat parkir. Untuk mengindari hal ini, baiknya pemilik mobil sesekali merawat jok dengan cara mengelap menggunakan cairan khusus, atau mengguna hand body yang memiliki kadar kimia rendah.

3. Barang Tajam di Jok mobil

Kebiasaan ini juga sering dilakukan pemilik mobil. Saat membawa barang yang memiliki sudut tajam seperti perkakas rumah, barang belanjaan, dan sebagainya. Letakan barang di bagasi, atau bila terpaksa di jok berikan lapisan terlebih dahulu.

4. Menggesek Celana

Tanpa disadari kondisi ini juga sering dilakukan baik pengendara maupun penumpang mobil. Apalagi saat menempuh perjalanan jauh. Perlu diketahui, gesekan bagian celana terutama jeans cukup berbahaya bagi lapisan sintetis.