Berapa Banderol Pas PCX Buat Lawan NMAX?

Aditya Maulana - Rabu, 8 Juni 2016 | 13:05 WIB

(Aditya Maulana - )

Jakarta, Otomania – Skutik berbodi bongsor, Honda PCX yang dipasarkan PT Astra Honda Motor (AHM) di Indonesia masih diimpor utuh alias completely built-up (CBU) dari Vietnam. Harga jualnya pun menjadi lebih tinggi, yakni Rp 39,8 juta, ketimbang pesaingnya Yamaha NMAX Rp 24 juta (non ABS), dan Rp 27,9 juta (ABS).

Sebagai penguasa pasar, AHM tidak ingin melewatkan kesempatan bermain di segmen itu begitu saja. Sebab, sekarang Yamaha yang sedang di atas angin, karena sepanjang 2015 total penjualan NMAX mencapai 122.046 unit, sedangkan PCX hanya 3.582 di periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Honda Siapkan PCX Versi Lokal buat Lawan NMAX

Direktur Pemasaran PT AHM Margono Tanuwijaya mengatakan, jika PCX sudah diproduksi lokal di Indonesia, maka bisa berkaca seperti persoalan All New CBR150R. Sewaktu masih impor dari Thailand harganya berapa dan setelah dirakit lokal turun berapa.

“Kalau sekarang PCX impor Rp 39 juta, kalau lokal dijual Rp 30 juta cukup bersaing atau tidak, tetapi pertimbangannya tidak mengurangi fitur yang ada,” kata Margono di acara buka puasa bersama di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/6/2016).

Sebelumnya, Margono pernah mengatakan kalau AHM tidak ingin mengurangi fitur demi menekan harga. Sebab, AHM sendiri selalu ingin memberikan produk terbaik kepada masyarakat, konsekuensinya dari segi harga pasti sedikit lebih mahal dari kompetitor.

“Meski pasar tahun ini belum bisa dipastikan akan naik, tetapi semua investasi termasuk jadwal peluncuran produk baru tetap berjalan sesuai dengan rencana,” ujar Margono.