Cara Jitu Hindari Kecurangan Saat Isi BBM

Stanly Ravel - Selasa, 7 Juni 2016 | 15:01 WIB

(Stanly Ravel - )

Jakarta, Otomania - Kasus kecurangan di SPBU Rempoa (34-12305) menjadi hal yang memalukan bagi pihak Pertamina. Secara tidak langsung, kejadian ini pun menuntut kewaspadaan para pelanggan setianya saat akan melakukan pengisian bahan bakar di SPBU Pertamina manapun.

Baca: Modus baru kecurangan di SPBU

Melihat adanya kasus kecurangan dengan modus baru ini, Jumali, General Marketing Operation Region (MOR) III PT Pertamina, menyarankan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan pengisian BBM.

"Kami mengimbau kepada konsumen untuk ikut serta mengawasi proses pengisian bahan bakar. Bila terjadi atau ada kecurangan, masyarakat bisa melaporkan langsung ke Pertamina yang nantinya akan kami selidiki," ucap Jumali kepada Otomania, Selasa (7/6/2016).

Untuk menghindari kecurangan dari oknum di SPBU, ada beberapa hal menurut Jumali yang wajib diperhatikan oleh masyarakat. Mulai dari proses pengisian sampai selesai diisi.

Hal yang pertama, saat akan mengisi BBM konsumen jangan hanya memperhatikan angka awal dari nol, tapi juga sampai akhir. "Petugas Pertamina punya SOP (standar operasional prosedur) selalu bilang mulai dari nol, tapi konsumen tidak boleh terpaku dengan hal itu, wajib melihat proses akhirnya juga," papar Jumali.


Setelah mengisi BBM, konsumen juga wajib meminta tanda bukti (struk) transaksi yang dikeluarkan. Hal ini penting untuk menyamakan antara rupiah dengan takaran bensin yang dikeluarkan.

Wianda Pusponegoro, Vice President Corporate Communication PT Pertamina, mengatakan stuk transaksi bisa menjadi bukti otentik saat konsumen merasa dicurangi oleh oknum di SPBU.

"Jangan lupa wajib mengambil struk selesai bertransaksi. Struk ini bisa menjadi bukti saat konsumen merasa dicurangi dan untuk melaporkan ke kami. Biasanya kami akan undang konsumen yang merasa dicurangi untuk melihat langsung proses pengujian takaran bensin di SPBU tersebut untuk membuktikan apakah ada praktik kecurangan," ucapnya di waktu yang sama.