Saat Ferrari F430 Spider Bermain Audio SQL

Stanly Ravel - Selasa, 7 Juni 2016 | 08:05 WIB

(Stanly Ravel - )

Jakarta, Otomania – Sejatinya Ferrari F430 Spider merupakan mobil yang masuk dalam kategori supercar. Bila bicara modifikasi, tentunya lebih ke sektor perfoma, tapi apa yang dilakukan Tonni untuk mobil asal Italia ini justru berbeda, ia lebih suka bila supercar-nya dijejali dengan instalasi audio.

Untuk membuatnya, Tonni pun meyerahkan ke rumah modifikasi Audio Workshop Makassar yang prakarsai oleh Alex sebagai installer. Secara konsep, sektor pengerjaan dilakukan seperti mobil biasa, tapi mengingat ruang yang terbatas serta bisingnya suara dan knalpot yang ada di ruang belakang membuat Alex harus sedikit memutar otak.

Alhasil, Alex memutuskan untuk menggunakan aliran audio Sound Quality Loud (SQL). Salah satu perhitunganya agar bisa mengimbangi kerasnya suara mesin berkapasitas 4.308 cc serta raungan knalpot.


“Dengan konsep SQL harian masih bisa diimbangi karena setinggan suara bass yang dominan otomatis bisa meredam suara bingar dari knalpot yang sudah menggunakan Novitec,” ucap Alex kepada Otomania, Sabtu (4/6/2016).

Agar lebih sempurna, Alex ikut membenamkan tiga unit subwoofer keluaran Dominations yang mampu menghasilkan frekuensi low bass dengan baik. Pemasangan subwoofer ini pun tidak mudah untuk dilakukan karena keterbatasan ruang belakang Ferrari yang cukup sempit.

Untuk mengakalinya, Alex membuat box khusus dengan materi yang lebih tipis, yakni papan MDF dengan ketebalan 10 mm. Setelah dipadukan dengan serat fiber, subwoofer 10 inci Domination Elite Series ES10ZB bisa masuk dengan sempurna tanpa ada suara yang terpendam.

Setelah membenamkan bass serta subwoofer untuk melawan bisingnya suara knalpot dan mesin, giliran sektor depan yang ditingkatkan. Caranya dengan mengaplikasi speaker 2 way split keluaran Dominations RS62.

Speaker dengan midbass berbahan konus Kevlar dan tweeter metal membuat suara yang dihasilkan lumayan keras tapi tetap merdu untuk didengar. Bila dipadukan dengan subwoofer serta bass pada bagian belakang hasilnya makin sempurna untuk meredam suara mesin,” ucap Alex.


Tidak cukup hanya itu, guna memaksimalkan instalasi audio maka head unit standard pun ikut diganti dengan keluaran Pioneer berseri P99RS. Salah satu pertimbangan menggunakan head unit karena dipercaya mampu menghasilkan suara yang baik.

Bukan hanya itu, fitur head unit ini juga sudah dilengkapi dengan sistem built-ini processor. Apalagi power amplifier 4 channel Focal FD 4.350 ikut dipasang untuk mendongkrak suara speker depan, dan power Focal FD 1.350 untuk membantu tenaga subwoofer.