NMAA Putuskan "Kitab Putih" 4 Aliran Modifikasi

Stanly Ravel - Minggu, 5 Juni 2016 | 08:44 WIB

(Stanly Ravel - )

Jakarta, Otomania - National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) yang merupakan asosiasi pelaku modifikasi dan aftermarket resmi mengelar rakernas untuk meyepakati regulasi kontes di Indonesia. Secara garis besar, ada empat jenis aliran modifikasi yang ambil, yakni ekstrem, elegan, street racing, dan racing.

Andre Mulyadi, sebagai salah satu modifikator dan pengurus dari NMAA mengatakan penyamaan regulasi dilakukan agar terjadi singkronisasi serta kesepakatan bersama.

"Ada empat kategori yang sudah disepakati, elegan, racing, street racing, dan ekstrem. Untuk turunan dan masalah skor sedang kami rundingkan bersama dari semua modifikator yang hadir di acara, mudah-mudahan malam ini kami sudah bisa ketuk palu mencapai kesepakatan," ujar Andre kepada Otomania, Sabtu (4/6/2016).

Selain itu, menurut Andre dengan adanya kesamaan dan kesepakatan mengenai sistem penilaian maka bisa menjadi acuan dan standarisasi yang disetujui untuk menghindari kelemahahan yang masih sering terjadi di kontes modifikasi. Empat kategori aliran modifikasi yang disepakati ini nantinya akan melahirkan empat juara atau king.

"Kalau biasanya yang jadi king itu hanya satu, tapi kami bikin empat king. Jadi tiap-tiap ketegori bisa melahirkan jagoan terbaik, selain itu lebih adil karena tidak dibandingkan dengan aliran lain," kata Andre.

Regulasi Juri

Untuk sistem penjurian, Andre juga sudah membuka tiga kelas juri dalam NMAA yang bisa diikuti oleh semua orang yang berminat. Ada tiga kelas juri yakni, internasional, nasional, dan regional, semua peserta yang akan menjadi juri akan dites terlebih dahulu sebelum nantinya diberikan sertifikasi sebagai bukti juri dari NMAA.


"Kita ada tiga kelas juri semua bisa mendaftar tapi tetap ada pengetesanya, siapa yang lulus akan mendapat sertifikasi. Tahapan penilaian untuk juri-juri NMAA akan ada empat, skoring, trending, dan yang paling menonjol adalah integritas dan psikologi, jadi tidak sembarangan selain mereka jago dalam hal modifikasi dan pengetahuan mereka juga harus lulus dari tes integritas dan psikologis," kata Andre.

Dengan kontes modifikasi yang memiliki regulasi yang jelas serta juri-juri yang berpengalaman akan membuat kulitas ikut berkembang. harapan ke depan juga bisa mendorong industri modifikasi dan aftermarket di Indonesia lebih maju.