Baru Pertama Pakai Moge? Perhatikan Ini

Stanly Ravel - Senin, 23 Mei 2016 | 07:45 WIB

(Stanly Ravel - )

Jakarta, Otomania - Makin banyaknya model moge (sepeda motor besar) yang ditawarkan di Indonesia membuat populasi penggunanya pun bertambah. Mulai dari penghobi sampai benar-benar pengguna baru.

Bagi pengguna baru, meski secara dasar sudah bisa mengendarai motor, tapi wajib adaptasi lagi sebelum membawa moge. Hal ini wajib dilakukan, karena selain dimensi dan bobot yang lebih besar, mengendarai mo besar tidak bisa disamakan dengan berkendara motor biasa.

"Bagi pengguna baru wajib adaptasi dulu sebelum mengeber mogenya. Meski sudah bisa mengendarainya, tapi feel berkendara akan berbeda, selain itu juga harus mengenal dan mengetahui trik-triknya," ucap Muhamad Adi Sucipto instruktur safety riding Honda dari PT Wahana Makmur Sejati kepada Otomania beberapa waktu lalu.

Menurutnya, tidak sedikit pengguna moge baru yang kagok saat pertama mengendarai motor besar. Karena itu, sebelum mengeber atau membawa touring baiknya harus mengenal karakter motor dan teknik mengendarainya.

Mulai dari pengenalan fungsi fitur yang ada pada kendaraan, posisi berkendara, sampai informasi mengenai teknik-teknik bermanuver.


I Gusti Agung Budi Dharma yang juga istruktur safety riding Honda dari Astra Motor Mataram, menjelaskan bahwa modal bisa mengendarai motor saja tidak cukup. Ada banyak tahapan untuk bisa menjadi pengendara moge yang ahli.

"Untuk ahli ada banyak tahapan, tapi ini diluar dari masalah teknis mesin. Berkendara moge itu jauh perbedaannya dengan motor biasa, contoh kecil seperti cara berbelok, tidak mungkin saat menikung mengambil line in atau tipis dengan sudut karena pasti jatuh, tapi yang benar harus sedikit melebar (line out). Saat ada musibah, seperti motor jatuh juga ada teknik untuk mendirikannya tidak boleh sembarangan," ucap Budi.