Honda Tidak "Ngotot" Jualan Moge

Stanly Ravel - Jumat, 20 Mei 2016 | 07:16 WIB

(Stanly Ravel - )

Batam, Otomania - PT Astra Honda Motor (AHM) mulai serius menggarap segmen big bike di Indonesia. Namun demikian, AHM mengakui bahwa pasarnya tidak seperti motor konvensional karena lebih sempit dan segmented.

Mulai dari pertengahan tahun sampai akhir tahun 2015, penjualannya hanya mengantongi 80 unit. Menanggapi hal ini,  Margono Tanuwijaya, Direktur Pemasaran AHM, mengatakan bahwa khusus untuk produk b‎ig bike Honda memang tidak fokus untuk penjualan.

"Target utama big bike memang bukan untuk penjualan seperti pasar motor konvensional, arahnya lebih ke pelayanan dan memfasilitasi segmen premium yang selama ini merupakan pengguna Honda, kalau dibedakan dengan konsumen umum jelas lebih besar pasarnya," ucap Margono kepada Otomania, Batam, Rabu (18/5/2016).

Sebelum AHM resmi membawa big bike, menurut Margono, konsumennya sudah ada lebih dulu, tapi yang membeli dari importir umum (IU). Meski tidak membeli resmi melalui AHM namun mereka tetap konsumen premium pengguna Honda yang wajib mendapatkan fasilitas.


"Bagaimana pun mereka mengguna produk Honda, meski beli tidak melalui kami‎ tapi tetap kami layani. Artinya dengan adanya jaringan Big Wing mereka juga mendapat perlakuan yang sama dengan pengguna big bike yang beli resmi dari kami," ujar Margono.

Meski tidak menjadi fokus utama dalam penjualan, tapi target angka tetap dipasang‎. Sepanjang 2016 ini AHM berharap bisa menjual 180 sampai 200 unit big bike di Indonesia.

"Targetnya memang kecil karena seperti yang saya bilang pasarnya tidak sama dengan motor konvensional. Kalau paling laris tetap dikuasai ‎tipe 500 Series," kata Margono.