Sienta Bukan MPV untuk 7 Orang Dewasa

Stanly Ravel - Rabu, 13 April 2016 | 11:26 WIB

(Stanly Ravel - )

Jakarta, Otomania  - Toyota Astra Motor (TAM) resmi meluncurkan Sienta yang diklaim sebagai kendaraan multi guna tujuh penumpang. Meski jadi pusat perhatian dalam ajang IIMS, tapi ternyata apa yang ditawarkan tidak sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan, terutama dalam hal kelapangan dan kenyamanan kabin.

Otomania mencoba untuk membedah ruang kabin pada Sienta yang dipajang di IIMS. Mulai dari baris pertama, kedua, sampai jok baris ketiga yang diklaim cukup nyaman untuk menampung tujuh orang sekaligus.

Kesan pada baris pertama Sienta masih cukup nyaman dengan posisi duduk normal, artinya sandaran tidak diturunkan dan bangku depan hanya dimundurkan sedikit menyesuaikan postur tubuh redaksi yang memiliki tinggi badan 178 cm. Ruang kaki dan head room terbilang lapang.


Lanjut ke baris kedua, jangan harap ada tampilan jok model captain seat karena Toyota hanya memasang jok model konvensional biasa. Ruang kaki bagian bawah masih cukup lapang begitu juga dengan ruang kepala. Hal ini tak lepas dari desain dek bawah di bagian tengah yang dibuat lebih turun.

Tapi bila bicara soal jarak tandem distance (lutut penumpang baris kedua ke jok baris pertama) tidak selapang bagian depan. Tampilan door trim pada pintu slinding door yang polos tanpa adanya sandaran tangan juga bisa mengurangi sisi kenyamanan ketika berkendara keluar kota, dengan jarak tempuh yang lama.


Giliran masuk ke baris ketiga, di sini awak redaksi jauh lebih merasa sesak, baik untuk ruang kaki maupun kepala. Apalagi ketika duduk di sisi sebelah kanan, dengan adanya fitur isofix untuk car seat balita membuat desain plafon lebih besar sehingga kepala penumpang bisa langsung menyentuh atap kabin.

Posisi duduk makin tidak nyaman dengan tidak adanya jarak tandem distance antar jok kedua dan ketiga, artinya lutut penumpang di barus ketiga akan langsung bersentuhan dengan jok baris kedua. Solusinya adalah dengan memajukan baris kedua.

Tapi sayang jarak reclining seat tidak terlalu jauh, sehingga ruang buat lutut tidak begitu maksimal. Belum lagi dengan memajukan kursi di bangku kedua, artinya bisa mengurangi sisi kenyamanan penumpang di tengah.


Kesimpulanya, jok baris ketiga Seinta bukan untuk orang dewasa melainkan untuk anak kecil, atau paling tidak penumpang yang punya tinggi badan tidak lebih dari 150 cm. Karena bila lebih dari 150 cm kemungkinan ajan cepat merasa lelah.

Simak video uji kabin Sienta di bawah ini