Polisi: ”3 In 1” Tidak Jadi Dihapus!

Donny Apriliananda - Kamis, 7 April 2016 | 12:05 WIB

(Donny Apriliananda - )

Jakarta, Otomania – Wacana penghapusan 3 in 1 di sejumlah ruas jalan protokol di Jakarta kemungkinan besar tak akan terlaksana. Hal ini diindikasikan Kakorlantas Polri Irjen Pol Condro Kirono saat menghadiri pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 di JIExpo, Kemayoran, (7/4/2016).

Di sela-sela peninjauan booth-booth peserta pameran, Condro menyatakan bahwa sistem pembatasan kendaraan tersebut harus ada penggantinya yang lebih relevan dahulu sebelum benar-benar dicabut.

”Saya mendukung (kalau dicabut), asal sudah ada pembatasan lain yang diterapkan di situ. Misalnya ERP (Electronic Road Pricing). Kita lihat, di situ dengan kondisi infrastruktur pembangunan MRT yang belum selesai, jalan makin padat. Jangan dicabut dulu sebelum ERP selesai,” kata Condro.

Saat ditanya tentang kelanjutan uji coba penghapusan yang dilakukan pada 5-8 April 2016, Condro kembali memberi penegasan bahwa 3 in 1 akan dilanjutkan kembali.

”Kalau menurut saya seperti itu (dilanjutkan). Harus ada pembatasan di situ. Kalau persiapan ERP belum selesai, makanya harus didoring untuk segera disiapkan,” kata Condro.

Evaluasi
Hasil uji coba penghapusan memang belum dirumuskan. Namun perwira tinggi kepolisian itu mengatakan bahwa ada hitung-hitungannya tersendiri. Tapi, kalau dirasakan saat melintas di aera pembatasan, jalanan terasa semakin padat.

”Kalau dibebaskan, logiknya masyarakat pasti akan masuk ke situ. Selama ini ada orang yang berpikir tak mau bawa joki, atau patuh aturan, itu yang membatasi. Kalau sekarang dicabut, justru jalanan akan semakin padat,” ujar Condro.