Bahaya Lampu Sinar Putih di Musim Hujan

Stanly Ravel - Selasa, 2 Februari 2016 | 16:07 WIB

(Stanly Ravel - )


Jakarta, Otomania - Berkendara saat musim hujan menuntut tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi, terutama dalam hal visibilitas. Kurangnya pencahayaan atau salah menggunakan tipe lampu bisa berakibat sangat fatal.

Perlu diketahui bahwa saat terjadi cuaca buruk, seperti hujan dan kabut, beberapa jenis cahaya lampu justru memiliki sifat yang memantul. Salah satunya seperti lampu LED dengan sinar putih yang memiliki satuan Kelvin tinggi.

"Menggunakan lampu tipe LED sinar putih akan mengurangi visibilitas. Salah satu sifat buruk LED cahaya putih adalah memantulkan seperti cermin. Jadi saat terkena media udara seperti air hujan otomatis sinar tidak akan maksimal karena sebagian besar memantul ke arah pengendaranya sendiri," ujar Marco, Koordinator Autovision MGK saat dihubungi Otomania, Selasa (2/2/2016).

Menurutnya, rata-rata lampu LED memiliki ukuran di atas 6.000 Kelvin sehingga menghasilkan cahaya berwarna putih.


Kelebihan LED yakni ukuran watt yang lebih rendah, konsumsi cahaya yang tinggi, serta memiliki masa pakai yang lebih panjang dari lampu biasa. Tapi ketika menggunakan di musim hujan atau cuaca berkabut sangat tidak dianjurkan.

"Untuk jenis lampu yang baik di adalah warna kuning seperti lampu standar bawaan pabrik. Baik hujan atau cuaca kabut masih bisa ditembus sehigga tidak menggangu visibilitas pengendara, sedangkan untuk LED baik digunakan saat cuaca cerah karena intensitas cahaya bisa bekerja dengan baik tapi tidak di saat hujan," ujar Marco.