Waspada Kontaminasi AC, Bisa Bikin Kompresor Jebol

Stanly Ravel - Selasa, 5 Januari 2016 | 17:29 WIB

(Stanly Ravel - )


Jakarta, Otomania - Sebagai zat pendingin dalam instalasi pendingin udara (air conditioner/AC), refrigerant yang baik dan dianjurkan saat ini adalah R134A. Jenis ini menggantikan model R12 yang sudah dilarang akibat kandungan zat HFC yang bisa merusak lapisan ozon.

Meski demikian, saat ini di bengkel-bengkel AC masih banyak yang menjajakan R12. Hal ini karena kebutuhan sebagian jenis mobil seperti keluaran 90-an yang masih mengunakan kompresor dengan asupan R12.

"Konsumsi refrigerant harus disesuaikan dengan jenis kompresor mobil, bila tidak sesuai bisa menimbulkan kerusakan. Saat ini banyak mobil baru yang sudah menggunakan jenis R134A terkontaminasi dengan R12, efeknya banyak masalah diinstalasi AC bahkan sampai kompresor jebol," ucap Workshop Manager PRO-Q, Heru Wibowo kepada Otomania, Senin (4/1/2015).

Untuk mencegah terjadinya kontaminasi, baiknya pemilik mobil rajin melakukan pengecekan kadar refrigerant yang digunakan. Untuk bengkel AC modern seperti PRO-Q, pengecekan dilakukan secara otomatis melalui komputer.


"Pengecekan kadar refrigerant di sini kami lakukan secara komputer menggunakan alat Neutronics. Selain bisa mendeteksi R12, udara dan jenis zat lain juga bisa dideteksi oleh alat ini," ucap Heru.

Menurutnya, asal mula kontaminasi refrigerant R134A dengan R12 bisa berasal dari mana saja, tapi paling utama biasanya berasal dari tabung gas yang digunakan. "Tabung gas berisi refrigerant yang sudah tertulis R134A masih bisa terkontaminasi dengan R12, hal ini mungkin terjadi saat pengisian ulang tabung," kata Heru.