Datsun Tak Ganggu Nissan March

Ghulam Muhammad Nayazri - Kamis, 19 November 2015 | 07:26 WIB

(Ghulam Muhammad Nayazri - )


Jakarta, Otomania -
Pasar mobil city car Nissan Motor Indonesia (NMI), March, dikatakan tidak terjepit oleh mobil Low Cost Green Car (LCGC), yang salah satu pemainnya yaitu Datsun. Namun, Stephanus Ardianto, President Director NMI mengatakan, keduanya memiliki konsumen dengan karakter berbeda.

"Market kedua produk tersebut berbeda. Untuk March, konsumen yang membeli biasanya second buyer, replacement, dan additional. Seperti misalnya orang tua yang memiliki cukup uang membelikan mobil untuk anaknya kuliah. Atau bisa juga untuk yang sudah memiliki mobil, dan ingin menambah lagi,"  ujar Ardianto, Rabu (18/11/2015).

Sementara untuk LCGC, lanjut Steve, diminati oleh konsumen first car buyer. Ini biasanya ditujukan untuk para masyarakat yang baru akan memiliki kendaraan. Bisa juga yang sebelumnya menggunakan sepeda motor dan akan menggunakan mobil.

"Konsumen yang menggunakan sepeda motor atau yang membeli mobil bekas, mereka biasanya memilih mobil LCGC. Dengan perbedaan tersebut, mereka memiliki pasarnya sendiri-sendiri," ujar Steve.

Steve menambahkan, terkait dengan harga, kedua produk ini cukup jauh, masih sekitar 30 persen sampai 40 persen. Untuk LCGC harganya Rp 110 juta sampai Rp 120 juta. Sementara untuk city car Rp 160 sampai Rp 170 juta.

"Jadi selama perbedaan harganya 30 persen, masing-masing tidak akan mengganggu satu sama lain," ucap Steve.