Merasakan Edisi Terbatas Moto Guzzi V711 Racer

Stanly Ravel - Rabu, 18 November 2015 | 07:41 WIB

(Stanly Ravel - )


Jakarta, Otomania - Kehadiran Moto Guzzi menambah daftar pemain sepeda motor premium di Indonesia. Hadir dalam beberapa tipe, Otomania sempat merasakan sensasi berkendara singkat dari model V711 Racer.

Meski menggunakan platform dan mesin yang sama dengan Stone, tapi model Racer ini merupakan versi edisi terbatas yang dibentuk layaknya cafe racer dan hanya diproduksi 1.000 unit saja di dunia. Angka produksi ditulis pada segi tiga stang, untuk menandakan keistimewaan produk.

Rute kawasan Pondok Indahmenjadi lahan Otomania melakukan kencan singkat merasakan mesin V-twin berkapasitas 744 cc. Deru suara layaknya moge pun menyambut dari dua buah pipa knalpot.


Uniknya dari sejak awal sensasi berkendara sudah bisa dirasakan melalui getaran mesin sangat terasa, hal ini akibat bentuk mesin V-twin yang memiliki desain 90 derajat sehingga posisi silinder head keluar ke bagian kiri-kanan. Di sebelah kanan, getaran lebih terasa karena ditambah gardan yang berfungsi menjadi pengerak roda.

Posisi berkendara dengan konsep racer membuat badan lebih membungkuk, tapi tak masalah bagi ukuran tubuh 170 cm ke atas. Saat awal memasukan gigi, suara kasar terdengar, hal ini rupanya sudah menjadi salah satu karakteristiknya yang juga dimiliki oleh moge lain.


Tak membutuhkan waktu lama, saat menemui sedikit ruang kosong grip gas langsung di pelintir habis. Luapan tenaganya cukup besar, bahkan dari putaran bawah sudah terasa agresifnya.

Di atas kertas, Moto Guzzi V711 Racer dilengkapi dengan enam percepatan transmisi manual ini mampu menyuplai tenaga hingga 48 tk dan torsi 60 Nm, pantas bila tiap perpindahan giginya cukup bertenaga.


Lagi-lagi disayangkan, akibat ruang pengetesan yang terbatas Otomania pun tak bisa tuntas meraskana putaran atasnya. Tapi soal sensasi, ternyata cukup asik meski sesekali bagian kaki harus kena imbas hawa panas dari silinder head.