27 Merek Hadir di POS 2015

Azwar Ferdian - Rabu, 4 November 2015 | 12:38 WIB

(Azwar Ferdian - )


Surabaya, Otomania - Pameran Otomotif Surabaya (POS) yang akan berlangsung 4 hingga 8 November 2015 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Saifullah Yusuf. Gelaran yang diklaim sebagai pameran otomotif terbesar di Jawa Timur ini bertempat di Grand City Convex Surabaya yang memiliki luas  9.760 m2.

Direktur PT Dyandra Promosindo Muhammad Riza menjelaskan, POS tahun ini hadir dengan mengusung tagline The Real Motor Show since 2015. Berkaca pada POS tahun lalu yang dihadiri lebih dari 48 ribu pengunjung selama 5 hari penyelenggaraannya dan membukukan transaksi sebesar Rp 311 miliyar. POS kali ini diharapkan akan lebih baik dari tahun lalu baik dari segi kemasan acara, pameran, jumlah pengunjung, maupun transaksi.

Pameran ini didukung oleh 27 brand terkemuka mulai dari BMW, Honda, Hyundai, Mercedes-Benz, Mitsubishi Motors, Piaggio, Suzuki, dan Toyota. Sedangkan Garansindo group akan menampilkan merk Alfa Romeo, Chrysler, Dodge, Fiat, Jeep, untuk mobil dan Zero Motorcycles untuk motor listrik. Tidak ketinggalan sepeda listrik Italjet. Dari Pavilion Mandiri Tunas Finance menghadirkan merek Chevrolet, Daihatsu, Kia, Isuzu, Mazda dan Nissan. CBU world memajang line up Toyota Alphard dan Nissan Velfire.

Disamping mobil dan motor, POS 2015 juga menghadirkan perusahaan pendukung otomotif diantaranya Pertamina, No Doubt, Evalube, AEG Blaukpunkt dan masih banyak lagi yang lainnya.

"Kami mengharapkan POS tahun ini lebih berwarna dan bisa memberikan dorongan bagi industri otomotif nasional," ujar Riza dalam sambutannya di acara pembukaan POS 2015 di Grand City Surabaya, Rabu (4/11/2015).

Di tempat yang sama, Wagub Jawa Timur Saifullah Yusuf menambahkan, POS ini berhasil menjadi pameran otomotif yang sukses dan diterima oleh warga Surabaya dan Jawa Timur.  Meski hadir di tengah perekonomian yang sedang melemah, tapi diharapkan bisa memberikan dorongan kepada penjualan otomotif nasional.

"Sekarang kalau dilihat statistik penjualan mobil turun 20 persen, dan motor 25 persen. Semua menggunggu situasi sambil menunggu produk yang baru. Pameran ini kita harapkan bisa menyumbangkan penjualan yang tinggi, bahkan dari tahun sebelumnya," kata pria yang akrab disapa Gus Ipul.