Jakarta, Otomania - Pameran otomotif kembali diadakan menjelang akhir tahun, Jakarta Auto Show (JAS) 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (28/10/2015) sampai Minggu (1/11/2015). Pameran ini didukung oleh 19 Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dan 25 industri pendukung otomotif, serta satu mobil komersil. Gelaran ini dimaksudkan untuk kembali memberikan gairah untuk industri otomotif nasional.
I Gusti Putu Suryawirawan, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian Republik Indonesia mengatakan, penjualan kendaraan bermotor mulai mengalami perbaikan. Terlepas dari krisis yang melanda perekonomian Indonesia. Pameran ini merupakan salah satu cara untuk mengangkat kembali pasar otomotif nasional.
"Kami semua terus semangat, di dalam situasi yang semakin membaik. Semoga performance produksi industri otomotif, tidak jauh dari yang diharapkan hingga akhir tahun 2015. Meski sempat mengalami penurunan, kita berupaya untuk bangkit kembali," ujar I Gusti Putu, Rabu (28/10/2015).
Johnny Darmawan, Ketua III Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengatakan, Jakarta Auto Show diselenggarakan untuk mendukung program pemerintah, khususnya Kementrian Perindustrian untuk menggairahkan industri otomotif. Pameran in memang tidak diikuti oleh semua merek, karena konsepnya hanya berjualan.
"Dibanding sebelumnya, pameran ini hanya diikuti oleh beberapa merek, tidak semua ikut. Karena konsepnya memang hanya untuk melakukan penjualan. Semoga dengan pameran ini, target akhir tahun yang ditetapkan bisa tercapai, dan tidak jauh dari yang diharapkan," ujar Johnny.
Jakarta Auto Show (JAS) 2015 diselenggarakan selama lima hari, sejak Rabu (28/10/2015) sampai Minggu (1/11/2015). Harga tiket masuk untuk hari biasa Rp 15.000, sedangkan weekend Rp 20.000.