Dokter Spesialis Bikin Mesin Bertenaga

Stanly Ravel - Senin, 19 Oktober 2015 | 08:31 WIB

(Stanly Ravel - )


Jakarta, Otomania - Bagi pemain mobil Jepang era 90-an yang binggung mencari bengkel untuk up-grade performa bisa sambangi workshop Engine+ Motorsport yang bermarkas di Jl. Ancol Selatan, No. 19, Sunter Agung, Jakarta Utara. Bengkel ini cukup pakar dalam menangani mesin, baik untuk harian maupun untuk urusan balap sekalipun.

Bengkel yang sudah berdiri sejak tahun 2010 ini mengkhususkan diri untuk bermain di sektor mesin, performa, kaki-kaki, dan body repair. Banyak karya-karya hasil dari workshop ini yang berprestasi pada ajang balap, baik drag race, drifting dan touring.

"Lebih ke mesin, tapi bukan hanya untuk balap saja, mobil harian kita juga biasa mengerjakan. Rata-rata yang datang memang jarang mobil baru, kebanyakan mobil tahun 2000 ke bawah," ucap Eric dari Engine+ saat dikunjungi Otomania, Sunter (13/10/2015).

Menurutnya untuk urusan mesin mobil Jepang lebih banyak ditangani. Mulai dari sejenis Honda Estilo, Mitsubishi Lancer dan Evo, Toyota Supra serta mobil lain yang dikenal memiliki spesifikasi performa tinggi. Sedangkan untuk mobil harian lebih ke modifikasi ringan sampai urusan perawatannya.

Hasil garapan yang paling populer memang didominasi untuk mobil-mobil balap. Di sini Engine+ lebih banyak berperan, baik dari pengarapan mesin, kaki-kaki, sampai yang paling ekstrim adalah menganti mesin mobil standar utuh dengan mesin berkapasitas lebih besar atau akrab disebut engine swap.

"Untuk pengerjaan seperti engine swap atau half cut memang urusannya ke performa untuk balap. Tapi biasanya untuk mobil di era 90-an seperti Lancer CK4 dengan mesin Evo, atau Estilo dengan Integra. Hal ini juga untuk memudahkan dalam hal mencari spare part, kerena kalau beli terurai dan original cukup sulit," ucapnya.