Penghargaan Tertinggi buat Legenda Balap Indonesia

Stanly Ravel - Selasa, 6 Oktober 2015 | 16:38 WIB

(Stanly Ravel - )


Jakarta, Otomania - Kustomfest 2015 memberikan penghargaan Lifetime Achievement kepada salah satu legenda balap Indonesia, Tommy Manoch. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi bagi para biker dan penggiat otomotif roda dua di masa lampau.

Pria berusia 68 tahun ini merupakan sosok istimewa yang dikenal dengan celetukan "Ulah Adigung". Tulisan bahasa Sunda yang memiliki arti "Jangan Sombong" ini tertera pada tangki motornya saat menjuarai Grand Prix 1963 menggunakan Honda CB77 Superhawk di Sirkuit Curug.

"Terima kasih untuk penghargaannya, ini apresiasi yang istimewa untuk saya. Kustomfest benar-benar berkembang pesat, saya sampai kaget. Waktu saya hadir ke sini 3 tahun lalu, kustomnya hanya modifikasi bebek dan Ninja saja, tapi sekarang benar-benar hampir segala jenis moge hadir," ucapnya saat menerima penghargaan di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, akhir pekan lalu.

Tommy Manoach juga membuka booth istimewa di Kustomfest 2015. Motor-motor replika legendaris yang pernah menjadi tunggangannya dibawa sebagai bukti prestasinya dalam kancah dunia motor sport Indonesia pada eranya.

Bukan hanya Tommy saja yang mendapat penghargaan Life Time Achievement, pihak Kustomfest juga turut memberikan penghargaan bagi almarhum Waryono Amax yang diwakilkan oleh anaknya. Waryono Amax merupakan tokoh penting bagi di dunia bikers, dirinya adalh pendiri klub Pemudis (Surabaya) yang menjadi panutan bagi para klub dan komunitas motor di Indonesia.

"Ini apresiasi dari kami bagi beliau-beliau yang banyak berjasa dalam dunia otomotif Indonesia. Mungkin bukan hanya mereka saja ada banyak lainnya, tapi yang jelas sebagai sama-sama penggiat dunia kustom Indonesia kita harus bisa saling menghormati," ucap Lulut Wahyudi, CEO Kustomfest dalam waktu dan tempat yang sama.