Jaran Kore : Kuda Liar Dari Eropa

Stanly Ravel - Minggu, 4 Oktober 2015 | 10:31 WIB

(Stanly Ravel - )


Yogyakarta, Otomania - Kustomfest 2015 siap untuk memberikan hadiah undian bagi pengunjung yang beruntung. Sebuah mahakarya garapan Retro Classic Cycles yang dijuluki Jaran Kore siap mendapatkan tuan barunya.

Jaran Kore yang memiliki artian kuda liar dibangun dari BMW R65 lansiran 1978. Sepeda motor dengan kapasitas mesin 650 cc ini dirancang ulang dengan tema traditional scramble yang dibuat cukup istimewa.

"Kita bangun motor ini secara total hanya dalam waktu 1 bulan. Benar-benar dari nol, dan proses pengarapanya sedikit keluar dari pakem yang biasa saya bikin," ujar Lulut Wahyudi, CEO Kustomfest dan juga builder dari Retro Classic Cycles kepada Otomania, di Yogyakarta, Sabtu  (3/10/2015).

Motor ini, lanjutnya, ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Ide awal membanggun konsep scrambler karena terfikir ingin membuat sepeda motor yang bisa dikendarai di berbagai medan. "Ide ini saya dapatkan setelah liburan beberapa waktu lalu," kata Lulut.

Secara pengerjaan seluruhnya digarap ulang secara handmade berdasarkan kolaborasi sentuhan cromollym, titanium, dan alumunium. Intinya motor ini bukan hanya sekadar permainan modifkasi saja tapi juga dibangun dengan menyesuaikan visi sehingga masih bisa digunakan sehari-hari.

Mulai dari rangka, tangki, rear fender, side covers, dan gas tank semuanya terbuat dari bahan alumunium yang ringan. Untuk kaki-kaki diperkuat dengan pelek 18 inci beserta suspensi upside-down di bagian depan dan Ohlins di belakang.

Sedangkan untuk akesesoris dibangun secara kustom handmade dan ditunjang oleh beberapa aksesori aftermarket lainnya. Dari semua materi yang diterapkan, pengerjaan titanium untuk knalpot menjadi yang paling sulit, pasalnya dibuat dari materi titanium yang sangat keras namun memliki kualitas yang terbaik.

Untuk mesin twin head sendiri sudah diupgrade dengan beberapa parts dari luar dan digabungkan dengan suku cadang asli BMW lalu disalurkan melalui sepasang karburator Mikuni race flatside. Sedangkan sistem transmisi empat percepatanya direkayasa langsung oleh Retro Classic Cycles.

Meski hasil kustom, tapi Lulut tetap mempertahankan tampilan klasik dari motor ini dengan menyematkan sistem rem tromol di bagian belakang. Salah satu yang menjadi spesial motor ini pun sudah berlabur tandatangan dari Lulut juga builder Powerplant Motorycles, Yaniv Evan.

"Jaran Kore memliki struktur rangka yang cukup ringan. Kami sudah melakukan pengujian jalan untuk durabilitas dan kualitasnya, dengan mesin yang bertenaga motor ini memiliki performa yang luar biasa dan tetap nyaman digunakan," ucap Lulut.

Nah, bagi yang tertarik segera kunjung Kustomfest 2015. Dengan modal Rp 50.000 untuk tiket masuk pengunjung berkesempatan untuk membawa pulang dan menjadi pemilik resmi Jaran Kore.