Kesan Pertama Kendarai Suzuki Ciaz

Stanly Ravel - Kamis, 10 September 2015 | 10:01 WIB

(Stanly Ravel - )


Jakarta, Otomania - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersiap meluncurkan sedan barunya, Ciaz, pada November mendatang. Setelah membahas desain interior, eksterior, sampai fitur terbaru, giliran Otomania merasakan sensasi perdana mengendarai sedan yang didatangkan dari Thailand ini.

Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, Ciaz datang menggunakan mesin yang serupa dengan Ertiga, K14B, 1.372 cc, DOHC, 4 katup. Dari data spesifikasi tenaganya sebesar 92 PS (90,7 tk) pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 130 Nm di 4.000 rpm.

Setelah menghidupkan mesin, tuas transmisi langsung geser ke posisi D dan mobil pun bergerak. Kesan pertama membawanya berkeliling di sekitar area pusat perbaikan bodi dan cat Suzuki Pulo Gadung, cukup nyaman, perpindahan gigi dari transmisi empat percepatan otomatis pun halus tanpa entakan.

Sistem transmisi Ciaz sama dengan Ertiga, namun Hery Purwoko, Instructor Technical Training Service SIS mengatakan bahwa perbedaannya ada rasio dan gigi awal. One way clutch pada Ciaz dihilangkan sehingga efek engine brake pada gigi satu juga tak berasa, hasilnya diklaim membuat mobil lebih efesien.

Meski tak sempat menghitung karena area dan waktu yang terbatas, tapi impresi awal mengendarainya cukup baik. Putaran bawah responsif bahkan saat melepas gas di gigi awal mobil masih melaju pelan tanpa entakan engine brake.

Tak butuh banyak beradaptasi, karena secara struktur pengendaraanya identik dengan Ertiga, tapi bicara soal rasa dan handling jelas berbeda. Ketika Otomania sengaja untuk menjajal manuvernya di tikungan kecil tanpa menginjak dan menurunkan gas.

Kaki-kaki cukup stabil mengantarkan kendali tetap stabil terkendali, kenyamanan memutar kemudi juga masih tersaji dengan baik yang membuatnya memberikan sensasi fun to drive.

Meski dengan rute terbatas, tapi kesan pertama berada di balik kemudi dan langsung mengendarainya menjadi patokan perdana mengenal karakteristik Suzuki Ciaz. Secara keseluruhan memang tak banyak yang ditawarkan Ciaz untuk bersaing dengan kompetitor di kelas sedan bawah, tapi dengan mesin yang lebih kecil besar kemungkinan Ciaz unggul dalam hal efesiensi, selain itu dari rentang harga yang diperkirakan lebih murah.

Toyota menjual Vios varian terendah mulai dari Rp 275,35 juta, sedangkan Honda City Rp 285,5 juta. Meski Suzuki belum menetapkan harga, tapi estimasi dari kabar yang beredar Ciaz akan dipasarkan sekitar Rp 230 juta.