Peran Fin Komodo Hidupkan Industri Lokal

Stanly Ravel - Minggu, 6 September 2015 | 11:11 WIB

(Stanly Ravel - )


Cimahi, Otomania - PT Fin Komodo Teknologi selain sukses menciptakan mobil nasional (mobnas) juga berkiprah menghidupkan industri usaha kecil menengah (UKM). Peran untuk menghidupkan karya lokal ditunjukan dengan kerjasama membuat beberapa komponen untuk digunakan dalam proses produksi.

"Awalnya semua komponen pada mobil itu dari kita (Fin) sendiri yang buat. Tapi seiring waktu kita mencoba untuk menghidupkan industri lokal mulai dari unit UKM. Intinya kita ingin saling menghidupkan sektor industri otomotif lokal," ucap Ibnu Susilo, CEO PT Fin Komodo sekaligus kreator saat ditemui Otomania di Cimahi, Sabtu (5/9/2015).

Tujuan merangkul UKM, lanjutnya, adalah untuk menanamkan budaya teknologi otomotif yang dipunyai, yaitu budaya teknologi Indonesia. Untuk menghidupkan budaya ini tentu Komodo tidak bisa bekerja sendiri, harus ada campur tangan dari beragam kalangan salah satunya UKM atau industri pabrik kecil.

Sosialiasai yang diberikan mulai dari pengenalan produk sampai pelatihan dalam membuat komponen yang akan disuplay untuk kendaraan Komodo. Untuk saat ini Fin sendiri sudah memiliki 40 UKM yang tersebar di lingkup Jawa Barat.

"Total komponen pada Komodo ini terdapat 1.500 parts. Jadi kalau terus berkembang itu kita bisa merangkul dan menghidupkan sampai 400 industri pabrik kecil yang ada di Indonesia," ujar Ibnu.