Acuan Aman Memilih "Box" untuk Sepeda Motor

Stanly Ravel - Kamis, 6 Agustus 2015 | 10:29 WIB

(Stanly Ravel - )

Jakarta, Otomania - Minimnya ruang bagasi pada sepeda motor, membuat biker memilih menggunakan box tambahan. Upaya ini dilakukan untuk menampung keperluan serta perlengkapan berkendara, terlebih bagi motor-motor yang memang tidak punya bagasi di balik joknya.

Bicara box penyimpanan, banyak model dan tipe yang ditawarkan, ukuran dan dimensinya juga bisa dipilih tergantung selera. Tapi kecendrungan untuk memilih ukuran box yang sesuai dengan motor masih kurang.

Hal ini pun diutarakan oleh Herman Carnopy, Supervisor dari Motoritz di Jalan Mahakam, Bulungan, Jakarta Selatan. Herman mengatakan bahwa banyak biker yang hanya berpatokan pada sisi keperluannya saja, seperti memilih box dengan dimensi dan kapasitas liter yang besar dengan asumsi agar bisa menampung banyak barang tanpa memikirkan aspek estetika dan safety.

"Memakai box harus disesuaikan dengan jenis motornya. Terlalu besar bisa mengangu kestabilan motor, dan berbahaya karena menyebabkan pandangan kebelakang berkurang," ucap pria yang akrab di sapa Novy kepada Otomania, (5/8/2015).

Menurutnya, saat akan memasang box hal pertama yang harus dilakukan adalah memikirikan fungsinya, dari sini ukuran bisa disesuaikan. Saat memasang box hal utama yang wajib untuk diperhatikan adalah dimensi box tidak boleh lebih lebar dari dimensi setang kendaraan.

"Ini menyangkut soal safety. Kalau box terlalu panjang, otomatis akan menghalangi pandangan spion ke arah belakang alias blind spoot dan menyusahkan untuk bermanuver," ucap Novy.

Umumnya, lanjut Novy, untuk motor matik dan menggunakan kapasitas 26 sampai 35 liter masih aman, sedangkan untuk motor laki bisa lebih. Dan biasakan untuk tidak membawa barang terlalu berat, karena bisa mengurangi stabilitas sepeda motor. Kalau untuk GIVI biasanya kapasitas maksimal sampai 45 kl, lebih dari itu tidak disarankan.