Pesan Pebalap Nasional buat yang Ingin Melintas di Tol Cipali

Stanly Ravel - Senin, 29 Juni 2015 | 09:52 WIB

(Stanly Ravel - )

Jakarta, Otomania - Kesiapan Tol Cipali guna menampung arus mudik 2015 mendapat komentar beragam, termasuk masukan dari beberapa kalangan yang sudah mengujinya. Salah satunya dari pebalap nasional Rifat Sungkar, yang sudah merasakan tol terpanjang di Indonesia itu beberapa waktu lalu.

"Kalau jalan sih bagus dan smooth, tapi saat berkendara harus tetap fokus dan waspada, khususnya bagi yang melintasi malam hari. Untuk pihak pengelola masih ada hal-hal yang wajib untuk diperhatikan untuk meningkatkan faktor keselamatan," ujarnya kepada Otomania, Jumat (26/6/2015) lalu.

Di jalur kedua, lanjut Rifat, yang minim pembatas, harusnya bisa dipasang garis dengan tekstur bergelombang. Ini dapat menimbulkan suara sebagai tanda peringatan ketika pengendara terlalu berada di pinggir.

Banyaknya lahan yang kosong juga dianjurkan untuk menambahkan beberapa plang atau marka jalan yang lebih informatif.

"Kebanyakan melintasi rute panjang itu jenuh dan ngantuk, pengelolaha harus lebih kreatif menempatkan warning yang informatif dan unik. Contoh, di sana masih banyak binatang yang tiba-tiba nyebrang, bisa dikasih plang seperti "awas banyak binatang melintas", ini bikin penasaran pengendara supaya tetap fokus. Intinya bisa jadi daya tarik agar pengendara lebih aware," ucapnya.

Selama dua pekan dibuka untuk umum, Tol Cipali akhirnya resmi beroperasi menggunakan tarif pada 26 Juni kemarin. Angka kecelakaan akibat human error pun dikabarkan sudah mencapai puluhan, oleh karena itu banyak pihak yang menekankan pentingnya fokus serta menahan emosi saat melintas tol sepanjang 116,75 km tersebut.