Masalah yang Sering Terjadi pada Motor Besar

Ghulam Muhammad Nayazri - Selasa, 28 April 2015 | 12:07 WIB

(Ghulam Muhammad Nayazri - )

Jakarta, Otomania - Perawatan sepeda motor besar untuk sebagian orang mungkin dianggap sulit dan buang biaya tak sedikit. Apalagi dengan kondisi barang-barang yang dikatakan langka. Namun ternyata perawatan motor besar khusunya yang berjenis Harley-Davidson tidak sesulit yang dibayangkan. Perawatan berupa service mesin cukup jarang dilakukan.

"Service jarang dilakukan, sama seperti motor biasa, rutinnya hanya ganti oli. Pemilik biasanya servis saat ingin turing dan pulang turing saja, karena jenis motor ini langka sekali untuk digunakan sehari-hari, mungkin hanya Sabtu Minggu, atau sebulan sekali untuk turing, itu juga kalau mereka mau ikut turing," jelas Alfa pemilik bengkel Panglima Indonesia, Selasa (28/4/2015).

Alfa mengatakan, untuk motor besar yang rentan adalah masalah kelistrikan, khususnya untuk jenis Harley turing. Kondisi jalan di Indonesia, membuat soket-soket kabel mudah terlepas atau kendur saat motor terkena lubang dan mengalami guncangan. Untuk mesin sendiri sangat jarang mengalami gangguan.

"Tapi kebanyakan motor besar rentan di masalah kelistrikan, apalagi dengan kondisi jalan di Jakarta seperti ini. Soket-soket kabel terlepas saat mengalami guncangan, sehingga mesin mati atau korslet. Maka dari itu kita lakukan edukasi ke setiap customer yang service di sini, jadi saat ada kendala, mereka bisa memeriksa sendiri, tanpa harus kebengkel. Kita selalu berbagi ilmu dan tidak takut kehilangan pelanggan," ujar Alfa yang juga pernah menjabat sebagai ketua Motor Besar Club DKI Jakarta.

Perawatan rutin seperti ganti oli di bengkel Panglima Indonesia sebesar Rp 250.000 sudah termasuk ongkos penggantian. Oli yang digunakan adalah Lucas produksi Amerika. Sedangkan untuk pergantian oli dan lengkap dengan copot dan servis karburator serta cek kelistrikan sekitar Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta.

Untuk komponen seperti setang, spidometer, knalpot atau dinamo starter mulai Rp 3 juta - 12 jutaan. "Motor besar sama seperti mobil eropa, partnya mahal tapi tahan lama. Motor besal tidak bisa ditentukan kapan servicenya, kalau memang motor tidak ada masalah, tidak perlu kebengkel, namun rutinnya adalah ganti oli," ujar Alfa.