Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Polisi Tilang Puluhan Pengendara Motor yang Naik ke Trotoar

Setyo Adi Nugroho - Selasa, 18 Juli 2017 | 07:25 WIB
Polisi menggembosi ban sepeda motor yang parkir sembarangan di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (17/7/2017). Pengendara sering memanfaatkan trotoar untuk memotong jalan agar bisa lebih cepat ketimbang melewati jalan raya.
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Polisi menggembosi ban sepeda motor yang parkir sembarangan di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (17/7/2017). Pengendara sering memanfaatkan trotoar untuk memotong jalan agar bisa lebih cepat ketimbang melewati jalan raya.

Jakarta, Otomania.com – Pihak kepolisian Polda Metro Jaya merespon cepat permintaan masyarakat yang menginginkan trotoar kembali ke fungsi semula. Sejak pagi, Senin (17/7/2017), penertiban dilakukan dengan melakukan razia di trotoar Kebon Sirih.

“Setelah dilakukan penertiban, kami mendapati 61 pelanggaran kendaraan melewati trotoar. Dari penindakan tersebut kami menyita barang bukti berupa SIM sebanyak 36 buah, STNK 24 buah dan 1 unit roda dua,” ucap AKBP Budiyanto, Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin malam.

Sesuai janji Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas Polri), Irjen Pol Royke Lumowa, pihak kepolisian akan menggalakkan operasi penertiban di trotoar dengan menilang pemotor yang lewat trotoar. Kelompok yang melakukan pelanggaran berasal dari karyawan kantor sekitar Kebon Sirih, serta ojek yang menjadikan trotoar tempat menunggu penumpang.

“Banyak yang beralasan menggunakan trotoar karena menghindari kemacetan. Apapun alasanya kami tetap tindak tegas guna mengembalikan fungsi trotoar sebagaimana mestinya,” ucap Budiyanto.

Pihak kepolisian juga memberikan penyuluhan pada pengguna motor agar tidak melalui trotoar. Untuk motor yang diparkir di trotoar dan tidak ditemui pemiliknya polisi menggembosi ban motor tersebut. Selain daerah Kebon Sirih, penertiban juga dilakuan di beberapa wilayah seperti Jl. Pemuda serta Grogol.

Sebelumnya di tempat yang sama viral video mengenai aksi damai koalisi pejalan kaki untuk menuntut mengembalikan fungsi trotoar kepada pejalan kaki. Aksi tersebut mendapat intimidasi dari oknum yang memanfaatkan trotoar untuk kepentingan pribadi. Video ini kemudian mendapat perhatian banyak pihak dan menuntut pihak berkepentingan untuk melakukan penertiban.

“Kami bangun trotoar besar tujuannya untuk orang berjalan kaki, bukan untuk jalan motor. Kalau seperti itu ya tindak tegas sebagai pembelajaran, karena itu membahayakan orang lain serta menunjukkan ego yang berlebihan,” ucap Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyitat Kompas.com.

Editor : Azwar Ferdian

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa